Utus dalam bahasa Maanyan
artinya turunan, keturunan, generasi dan juga digunakan sebagai tuturan, yakni
panggilan atau sapaan sesuai tingkatan generasinya dalam silsilah
keluarga.
Tingkatan
generasi dan sapaan dari pertalian darah keturunan suku Maanyan baik untuk laki-laki dan perempuan dimulai dari yang terdahulu yaitu “entah” sampai generasi
ke-10 disebut “alau” yaitu:
1. entah,
2. muyang,
3. datu (lk)/dara (pr),
4. kakah (lk) dan nini/itak (pr),
5. amah/ambah (lk) dan ineh
(pr),
6. anak/iya,
7. umpu,
8. alep,
9. alau.
Keterangan:
· (lk) = laki-laki, (pr)
= perempuan;
· tanpa keterangan (lk)/(pr), berlaku
untuk laki-laki dan perempuan
Dapat digambarkan pada tabel sebagai berikut:
Utus
(Generasi)
|
Bahasa
|
|
Maanyan
|
Indonesia
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
|
entah
muyang
datu/dara
kakah/nini(itak)
amah/ineh
iya/anak
umpu
piut
alap
alau
|
leluhur, cilawagi
moyang
orangtua kakek/nenek
kakek/nenek
bapak/ibu
anak
cucu
cicit
nini
anak dari nini
|
Tabel: Tingkat Generasi dan Tuturan Maanyan
Catatan: cilawagi adalah kosa kata Bahasa
Indonesia. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia): cilawagi /ci•la•wa•gi/ n nenek dari moyang kita (jadi tingkat
kelima dari kita, yaitu: orang tua, nenek, moyang, buyut, cilawagi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar