Wurung jue adalah burung kuau (Lt. Argusianus argus). Burung ini sebagai salah satu lambang identitas (selain daripada burung Enggang/Rangkok) pada budaya suku Maanyan. Dalam adat pernikahan Maanyan, bulu burung kuau disematkan di ikat kepala mempelai pria dan pada gelungan rambut mempelai wanita kesetiaan terhadap pasangan dalam kehidupan rumah tangga keluarga Maanyan.
Burung kuau memiliki tubuh yang indah dan spesifik. Kuau jantan lebih besar daripada betina. Beratnya adalah 11,5 kg dan panjangnya adalah 2 (dua) meter, termasuk ekornya yg mencapai 1 (satu) meter lebih. Umumnya, kuau jantan buru bberwarna dasar kecoklatan dan dengan bundaran-bundaran kecoklatan, sedangkan untuk betina, ekor dan bulu sayap lebih pendek, berwarna gelap. Kulit disekitar kepala dan leher kuau jantan berwarna kebiruan. Bagian belakang jambul betina, ditumbuhi jambul yang lembut. Warna kaki kuau betina kemerahan dan tidak mempunyai taji/susuh.Suara burung kuau terdengar hingga lebih dari 1 (satu) kilometer.
Habitat burung ini di hutan dataran rendah hingga ketinggian 1300 dpl. Penyebarannya di Kalimantan dan Sumatra. Makanan burung ini terdiri dari buah-buahan yang jatuh, biji-bijian, siput, semut dan berbagai jenis serangga. Burung ini juga suka mencari sumber air untuk minum sekitar jam 11 siang.
Burung ini hidup bersama dalam kesetiaan dengan pasangannya, jika salah satu mati maka tak berapa lama pasangannya pun akan mati. Sifat setia ini dan keindahan burung ini menjadi simbol bagi orang Maanyan
Dalam adat pernikahan Maanyan, terdapat kegiatan adat “nyama wurung jue” yakni rangkaian prosesi acara dalam perkawinan adat Maanyan, bertemunya mempelai laki-laki dan perempuan dalam satu ikatan. Pengantin perempuan dijemput oleh beberapa balian dadas (balian perempuan) dan balian bawo (balian laki-laki) untuk dipertemukan dengan mempelai laki-laki.
Kegiatan adat tersebut disebut "nyama wurung jue," atau "mempertemukan burung kuau", karena bagi orang Maanyan, burung ini selain sebagai perlambang kesetiaan dan kesucian perkawinan, juga simbol kewaspadaan terhadap kemungkinan bahaya yang mendekat atau mengancam sebagaimana kebiasaan wurung jue lainnya.
Wurung Jue (Burung Kuau)
Sumber Gambar : https://id.wikipedia.org/wiki/Kuau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar